Wednesday, June 25, 2014

Membuat Alat Metal Detector Sederhana

Hai sobat fisikers, sudah lama saya tidak muncul di dublog (Dunia Blogger) :P dikarenakan adanya hambatan perkuliahan (alias lagi malas:D). Untuk itu mohon doanya semoga saya selalu diberikan kesehatan, kesempatan dan waktu luang serta tak lupa mood untuk ngeblog :) karena akhir-akhir ini (kurang lebih satu tahun) saya sudah malas (penyakit lama para blogger) untuk mengurusi blog sederhana saya ini sehingga terbengkalai tapi alhamdulillah saya masih sempat untuk mempost dan membalas komentar sehingga tidak mengecewakan sobat-sobat semua :D.

Untuk posting pertama saya ini sejak menghilang kurang lebih satu tahun, saya akan membagikan pengalaman saya ketika mendapat tugas praktikum elektronika untuk membuat suatu alat yang berkaitan dengan elektronika. Nah, setelah browsing-browsing di internet akhirnya saya putuskan untuk membuat alat "Metal Detector" atau bahasa jawanya Pendeteksi Logam :).

Saya akan menjelaskannya secara agak mendetail agar mempermudah bagai yangsobat-sobat yang masih awam tentang elektronika sehingga mudah untuk dimengerti karena saya sendiri juga mengalami kesulitan saat membuat alat tersebut yang disebabkan kurang mendetainya informasi yang saya dapatkan di situs/blog sebelah. Berbekal dengan pemahaman mengenai elektronika yang minim dan berdasarkan hambatan dan kesulitan saat membuat alat metal detector, saya akan mencoba menjelaskan cara membuat alat pendeteksi logam sederhana. Siloakan disimak! :D

Untuk rangkaian metak detectornya:



Pertama, Siapkan alat dan bahan:

  1. Transistor: BC547 (3buah), BC557, BC338(dapat diganti dengan BC337 jika BC338 tidak ada).
  2. Resistor: 1k8, 270k, 330R (2buah), 220k, 10k (2buah), 56k, 1k (2buah), 18R, dan 390R.
  3. Kapasitor: 47n, 100n, 10n (2buah), dan 100u (polar).
  4. Potensiometer/trimpot 500R (usahakan yang multi turn jgn yang biasa, kalau pakai yang biasa akan sulit memutarnya/mencari resistansi yang pas).
  5. Dioda 1N4148.
  6. Dioda Zener 5v6
  7. LED on
  8. Coil/kawat tembaga ukuran 0,5 mm beli 1 ons saja sudah cukup.
  9. Speaker 8R
  10. Baterai 9v dan socketnya juga.
  11. Saklar.
  12. Isolasi
  13. Papan PCB, solder dan timah soldernya.
Kedua, Langkah-Langkah:
  1. Gulung kawat tembaga, lilitan pertama 70 lilitan dengan diameter 8cm dan lilitan kedua 50 lilitan dengan diameter yang sama. Cara menggulungnya terserah anda yang terpenting diameternya harus 8cm. kalau saya menggulungnya dengan menggunakan bantuan hambal/karpet, karpet digulung sedemikian rupa hingga diameternya 18cm lalu kita gulung/lilitkan kawat tembaga. setelah sudah kita gulung lilitan jangan diambil dulu dari karpetnya tapi kita isolasi bagian sisi2nya agar sewaktu lilitan dilepas dari karpet tidak rusak/berantakan. bagaimana jika lilitannya kurang atau terputus dsb? kita dapat menyambungnya dengan timah solder tp sebelum disambung kupas/lirit dahulu bagian yang akan disambung agar timah soldernya dapat merekat. (Pengalaman saya).


Gambar: Kedua lilitan
2. Isolasi masing-masing lilitan tapi jangan di gabungkan terlebih dahulu kedua lilitan tersebut.
3.  Rangkai komponen-komponen diatas diatas PCB sepeti pada gambar. Untuk PCB, bagi yang tidak biasa mencetak sirkuit pada PCB silakan menggunakan PCB lubang.
Gambar: PCB lubang

 Dan untuk yang bisa mencetak sirkuit pada PCB, saya akan berikan contoh sirkuitnya.
Silakan sobat rangkai komponennya, untuk resistor 390R itu dipotong kakinya sependek mungkin dan disolder dibawah PCB (untuk yg menggunakan PCB yang telah dicetak) atau dihubungkan langsung kaki transistor 390R ke kaki trimpot dan transistor (untuk yang menggunakan PCB lubang). Sedangkan untuk Triompot/potensiometer pilih yang multi turn jangan yang biasa, ini sangat menentukan dalam mengatur sensitifitas dari metal detector.
4. Sambungkan rangkaian dengan ke dua lilitan yang tadi kita sudah buat jangan terbalik penempatannya dalam rangkaian. Setelah semuanya telah siap, selanjutnya kita akan men-setting kedua lilitan tersebut ini adalah bagian yang agak2 susah. tempatkan lilitan 70t dibawah 50t atau bisa dibalik, setelah itu dekatkan lilitan 50t sampai menempel dengan lilitan 70t, tujuan kita adalah mendapatkan bunyi melayang yang berada antara hidup dan mati artinya bunyinya lemah seperti akan mati dan kondisi tersebut harus disaat kedua lilitan menempal satu sama lain, jika kedua lilitan menempel tapi bunyinya mati/bunyinya tetap maka sobat putar-putar trimpotnya pelan-pelan sampai kedua lilitan menempel dan menghasilkan bunyi antara hidup-mati. Setelah itu kita coba dekatkan logam besi jika terdengar bunyi maka percobaan berhasil. Baru kita gabungkan kedua lilitan menggunakan isolasi.
5. Untuk body/casingnya dalam sesuai kreatifitas sobat dalam hal ini saya memanfaatkan raket nyamuk bekas :), berikut ini saya lampirkan alat metal detector saya yang sudah berhasil. :D
UPDATE:


Dikarenakn banyak yang berminat dan bertanya berapa sensitifitas jarak dari metal detectornya?, berikut aya ta,pilkan videonya. silakan dibuffer.


JADI GAN, JAUH TIDAKNYA JANGKAUAN METAL DETECTOR JUGA DIPENGARUHI OLEH LUAS/BESAR KECILNYA BESI YANG KITA DETEKSI.
BONUS:


Selamat mencoba :!!! bagi yang berminat rangkaian jadinya, seperti gambar dibawah dapat menghubungi sya di:
HP/WA: 0858 3918 0564
email: hadyahmad666@yahoo.com
fb: Achmad Hadi Offisial






EDIDI TERBATAS GAN, MONGGO SIAPA YANG BERMINAT METAL DETECTOR SEPERTI GAMBAR DIBAWAH:









tag: metal detector, metal detektor, pendeteksi logam, pendeteksi besi emas, membuat alat praktikum sederhana, alat-alat praktikum, tugas alat praktikum.